Selasa, 01 Januari 2013

Arti Cinta SEJATI


CINTA DAN WAKTU
Disuatu pulau kecil, yang tentram, damai dan permai, tinggallah sekelompok abstrak dengan nama Cinta, Kekayaan, Kegembiraan, Kesedihan, Kecantikan dan Waktu. Mereka hidup berdampingan dan bertetangga dengan sangat baik.
Suatu ketika, tiba-tiba dipulau yang tentram itu diterjang badai yang sangat dahsyat dan mengerikan. Semua panic dan masing-masing berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Cinta sangat kebingungan. Ia tidak bisa berenang dan tidak punya perahu. Sementara itu air semakin lama semakin mentenggelamkan. Cinta berusaha mencari pertolongan.
Tak lama kemudian cinta melihat kekayaan membawa perahu, cinta berteriak “kekayaan…kekayaan !!....tolong aku,,”..Aduh !..ma’af cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku, Jadi tidak ada tempat lagi untukmu cinta, aku takut perahuku tenggelam”. Kekayaan pun pergi meninggalkan cinta sendirian. Cinta sedih.
Tidak lama kemudian, tiba-tiba kelihatan kegembiraan lewat juga dengan perahunya. Cinta berteriak ..”kegembiraan…kegembiraan…kegembiraaaaann !!!.....”. cinta terus-terusan berteriak, tapi kegembiraan tidak mendengarnya, karena kegembiraan sangat gembira. Cinta tertinggal lagi, bersedih.
Dengan waktu tidak lama, lalu cinta melihat kesedihan lewat, dengan perkataan yang sama, cinta berteriak memanggil kesedihan. “kesedihan…kesedihan……tolong aku, aku hamper tenggelam.”..kesedihan menjawab. Ma’af cinta, aku sedang sedih, aku tidak ingin ada orang disekitarku.
Cinta sangat sedih sekali, ditengah kesedihannya, tiba-tiba muncul kecantikan. Cinta tersenyum dan sangat berharap kecantikan mau menumpanginya. Cinta berteriak dan menangis tersedu-sedu, “….kecantikan tolonglah aku bawa bersamamu”..”aduh cinta, kamu basah dan kotor, aku tidak mau manumpangimu, aku takut kotor”.
Cinta sangat sedih sekali, pada saat yang sama, air tidak henti-hentinya mulai mentenggelamkan kampung halaman. Cinta tidak punya harapan untuk hidup, cinta mulai tenggelam.
Pada saat kondisi sudah kritis, tiba-tiba terdengar suara yang datang dengan secara tiba-tiba dan memanggil “cinta….cinta…cinta…cepat naik dan pegang tanganku”…cinta tidak berdaya dan tidak bisa berbicara, dengan kelelahan cinta naik kedalam perahu dan tidak sadarkan diri.
Dipulau terdekat, cinta diturunkan. Setelah tersadar, cinta bertanya-tanya, “siapa yang menyelamatkan aku,,,siapa yang membawa aku kemari ,,?..”. tiba-tiba melintas seseorang, lalu cinta bertanya,,”pak maaf, siapa yang menyelamatkan saya tadi, aku tidak mengenalnya, tapi mengapa dia menyelamatkan aku, bahkan teman-teman dekatku pun tidak memperdulikan aku ?..”. orang itu menjawab,,,”nak, yang tadi itu ialah Waktu”…..
Sahabat, hanya waktu yang mengerti cinta, tapi kadang cinta tidak pernah mengenal waktu, sehingga cinta berantakan, menangis bahkan menimbulkan pembunuhan.
Naungi cinta kita dengan waktu, waktu selalu sabar dan pasti memberikan yang terbaik, dengan catatan besarkan KESABARAN.
Cinta yang tumbuh sekarang, insyaAllah, dengan seiizin-Nya akan tumbuh dan berbuah Syurga. Amin.
Meskipun kadang-kadang cintamu cuek dan acuh. insyaAllah cuek dan acuh tersebut menjadi jalan untuk aku mengenalmu lebih dalam dan memperkuat tali kesabaran dan membukakan pintu Syurga untuk kita…amin De’.
All….aminkan ye…he.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar