Jumat, 21 Desember 2012

BALASAN SEORANG ANAK KEPADA ORANG TUANYA


Balasan Serang Anak Terhadap Orang
(Tua Yang Sering Terjadi Tanpa Disadari..)

Sahabatku, perlu kita ingat kembali bagaimana sikap kita terhadap orang tua. Mulai dari kita dilahirkan sampai sekarang ataupun kemungkinan yang akan datang.

Saat kita berusia satu tahun, kita diberi kasih sayang begitu besar oleh kedua orang tua kita, orang tua memandikan dan merawat kita penuh kasih sayang dan cinta, namun pada waktu itu apa balasan kita terhadap mereka, kita malahan selalu menangis ditengah malam takala mereka ingin beristirahat.

Sa’at kita berusia dua tahun, orang tua kita mengajari kita untuk berjalan, namun sebagai balasan kita terhadap mereka, kita malahan kabur ketika mereka memanggil kita.

Sa’at kita berusia empat tahun, orang tua kita mengajar kita menulis dan membaca, kita diberi pensil berwarna, namun balasan kita mencoret-coret dinding dengan pensil dan menaburkan sampah dari kertas yang mereka berikan.

Sa’at kita berusia lima tahun, orang tua kita membelikan kita baju yang bagus-bagus, mereka tidak pernah mengeluh meskipun baju yang mereka pakai sudah usang.
Tapi, apa balasan kita terhadap mereka pada waktu itu, kita malahan mengotori baju baru kita dengan beremain-main ditempat yang kotor dan berlumpur.

Sa’at kita berusia sepuluh tahun, orang tua kita ingin mengubah cara berpikir kita, mereka membayar mahal-mahal untuk sekolah dan les kita, mereka sanggup kerja diterik matahari yang membakar bumi, meneteskan keringat darah demi kita. Namun tetap abang katakan, apa balasan kita terhadap mereka, kita malahan belajar malas-malasan, sekolah sering bolos-bolosan bahkan kita sering bohong terhadap mereka.

Sa’at kita berusia sebelasan tahun, orang tua kita mengantarkan kita kemana-mana, mereka sanggup kehilangan waktu istirahat mereka demi kita, namun apa balasan kita diwaktu itu, kita tidak pernah mengucapkan salam takala kita masuk kerumah.

Sa’at kita berusia empat belas tahun, ketika orang tua kita pulang kerja, pergi pagi pulang malam demi mencari nafkah untuk membesarkan kita, namun apa balasan kita diwaktu itu, ketika mereka ingin memeluk kita, kita malahan menolah keinginan mereka dengan alasan kita ini sudah besar dan dewasa.

Sa’at kita berusia delapan belas tahun, orang tua kita menagis melihat kita pakai baju seragam SMA, mereka terharu melihat kita, melihat anak mereka sudah pakai seragam anak berpendidikan, namun apa balasanmu sahabat, kita malahan berpesta pora dirumah kontrakan dan kos kita dengan orang yang tidak jelas. Menghambur-hamburkan uang dengan pasangan, padahal uang itu merupakan kiriman dari orang tua kita untuk belajar kita. Kamu keterlaluan !!!.....

Sa’at kita berusia duapuluh satu tahun, kita dibayarkan mahal oleh orang tua untuk kuliyah, mengantarkan kita kekampus dihari pertama, namun apa balasan kita, kita malahan menyuruh mereka berhenti jauh-jauh sambil berkata “mama, papa, aku malu, aku’kan sudah gede ?..

Sa’at kita sudah selesai kulyah, kita wisuda, mereka terharu sambil meneteskan air mata kebahagiaan dan memeluk kita, namun apa balasan kita sahabat, kita malahan menanyakan hadiah buat kita dan meminta ini dan itu.

Sa’at kita berusia dua puluh Sembilan tahun, orang tua kita membiayai pernikahan kita, namun apa balasan kita, kita malahan meninggalkan mereka untuk pergi keluar kota bersama istri dan suami kita.
Sa’at kita sudah punya keturunanbayi”. Orang tua kita memberitahu kita tentang tata cara merawat bayi kita, namun kita malahan bilang kepada mereka “mama..!!, zaman sekarang sudah beda, tidak perlu lagi cara begini dan begitu”,,
Yang paling keterlaluan, hal ini sudah menjadi realita dalam kehidupan, sa’at orang tua kita lanjut usia, sakit-sakitan, perlu perhatian dan kasih sayang dari kita, kita malah menjauh dan mengeluh disa’at ia meminta kita untuk mendekat kepada mereka. Apakah ini balasan kita terhadap mereka sahabat. Entah perkataan apalagi yang harus abang katakan kepada anda tentang sikap anda terhadap orang tua anda. Itu bukan mustahil. Karena itulah sampai sa’at ini anda belum mengenal apa itu bahagia yang sesungguhnya. Karena keridhoan tuhan belum sampai kepada anda. Mengapa itu terjadi, jawabnya karena ANDA BELUM BISA MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA ANDA.

Sebagai Renungan Dan Perlu Anda Pikirkan, orang tua anda selalu membanggakan anda, menjaga nama baik nama anda, memuja-muji anda, apakah anda pernah menjaga nama baik mereka takala anda dengan begitu bebasnya dengan orang yang bukan siapa-siapa anda, teman anda, sahabat anda, atau pasangan anda yang anda bangga-banggakan ?....
Rasullullag Saw bersabda ; “celakalah dia, celakalah dia, celakalah dia” ditanya, siapa dia rasullullah ?’ beliau bersabda,”barang siapa yang mendapati orang tuanya telah lanjut usia,  salah satu atau keduanya lalu ia tidak bisa masuk syurga…”(HR. Muslim)
Sahabat, pesan abang gunakanlah kesempatan yang kita miliki sekarang ini sepenuhnya untuk berbakti dangan orang tua, jangan menunggu kita senang atau sukses, jangan menunggu menjadi guru, jangan menunggu jadi dokter dan sebagainya, pada intinya jangan menunggu kita berhasil baru membahagiakan mereka. Karena membahagiakan yang satu ini sangat wajib hukumnya. Tidak akan ada kesuksesan dan keberhasilah tanpa ridho dan kasih sayang mereka.
“Jangan menunggu anda berhasil untuk membahagiakan orang tua..maka anda tidak akan pernah berhasil.
Tapi bahagiakan orang tua- bahagiakan orang tua- bahagiakan orang tua..maka anda akan berhasil”
(muslimin)
Apakah penterdahulu kita yang menyesal karenanya. Bahkan sering kita jumpai sahabat-sahabat disekitar kita tanpa orang tua. Menjadi anak yatim. Mereka selalu berkata andaikan aku seperti kalian, “akan aku bahagiakan keduanya”. Apakah kita harus seperti mereka baru menganggap orang tua ada. Tidak. jika hal tersebut  kamu lakukan, kamu bisa dikatakan durhaka dan anda keterlaluan.
Mengapa kamu selalu menghabiskan waktumu pada hal yang tidak perlu, tidak bermutu dan bikin bau. Tidak pernah ada kebaikan yang menghampirimu, semua kebaikan, peluang, kasih sayang dan momentum telah ada pada jati dirimu berlalu dan terbuang sia-sia
Jadi keluarkan aura keyakinan, positifkan, dahsyatkan, rasakan nikmatnya, luar biasakan dan ledakan dari dalam dadamu. Berbaktilah kepada orang tua agar keburukan, keresahan dan kebinasaan tidak menghampirimu.

Right…

Semoga bermanfaat buat …SUKSES !!
many people our age are easily influenced, and appropriated by the name LOVE ...
but almost 90% destroyed because can not maintain the real meaning of love ...
thus was born the word ..
suicide ...
sad ...
outs ...
confusion ...
chaotic ...

why can ...
love born perfect ...
not humiliate ...

born love collect ..
not destroy ..

love born spirit ..
not rigidity ..

NOW ..

Now I realize ya rab ...

Give me the real meaning of love ..

capture him for me ...
now ..
will come ..
later ...
to death ...

so I found heaven in love with him ...

right .... ....

'' special tk Ade '.. ".. :)