Cita-Cita Dan Harapanku……
Hari Ini Hari Yang Aku Anggap Kurang Bersahabat, Sehingga
Aku Mencoba Mencari Inspirasi Yang Bisa Membuat Semangatku Bangkit Kembali Dan
Bisa Bergerak, Bernafas Seperti Burung Yang Terbang Bebas.
Aku Bukan Sosok Yang Pintar, Cerdas Seperti
Sahabat-Sahabatku. Aku Selalu Ditinggal Takala Aku Perlu Mereka. Tapi Aku Akan
Berusaha Untuk Hadir Disetiap Langkah Mereka, Meskipun Kadang Caraku Sangat
Beda.
Kekuranganku Untuk Berpikir, Kecerdasanku Yang Terbatas,
Dan Sifatku Yang Selalu Membuat Mereka-Mereka Sebel. Dan Aku Tahu Itu. Tapi Itu Semua Bukan Berarti Menghalangiku
Untuk Bermimpi Takala Memiliki DUNIA.
Aku Memang Sangat Sulit Menghapal, Dan System Kerja Otakku
Selalu Nalar. Sehingga Cara Belajarku Selalu Berbeda Dengan Mereka. Terutama Sekarang.
Aku Sangat Ingin Bisa Belajar Bahasa
Inggris, Tapi Dari SMP, SMA Bahkan Sampai Keperguruan Tinggipun Aku Tidak Mampu
Menguasai Bahasa Tersebut. Aku Yakin, Itu Bukan Berarti Aku Tidak Mampu, Tapi
Aku Masih Diperlihatkan Terhadap Hal-Hal Yang Membuat Susahnya Menguasai Dan
Memahami Bahasa Inggris.
Aku Merasa Sangat Tertinggal Dan Aku Sadar Aku Memang
Sangat Tertinggal. Sehingga Kadang Aku Minder Jika Aku Bertemu Dengan Sahabatku
Yang Aku Anggap Lebih Dari Aku.
Bahkan, Aku Juga Pernah Menyukai Sahabatku Sendiri. Pertama
Aku Sangat Yakin Bisa Menjalin Persahabatan Yang Lebih Dengannya Dan Sangat
Berharap Bisa Berkelanjutan. Tetap Dengan Kelemahanku, Aku Merasa Sangat Dan
Sangat Tidak Pantas Untuknya, Jangankan Terang-Terangan, Secara Sembunyi Saja
Aku Lelah. Apakah Aku Harus Berpura-Pura Selamanya…Atau Aku Akan Akhiri Takala
Aku Telah Berjalan Begitu Lama.
Aku Hanya Mampu Tertawa Sendiri Sambil Mengusap Air Mata
Yang Jatuh Dipipiku. Karena Tidak Ada Satupun Mereka Yang Bisa Aku Ajak Mengis
Takala Aku Menangis. Aku Egois. Namun Aku Tetap Dengan Cita-Cita Dan Harapanku…INGIN MEMILIKI DUNIA.
Aku Sadar Aku Sulit Menguasai Bahasa Inggris, Tapi Bukan
Berarti Menghalangiku Untuk Membangun Kantor Nantinya Untuk Mengajar Bahasa
Inggris.
Aku Sadar, Aku Bukan Orang Yang Bisa Cepat Paham Akan Suatu
Pelajaran, Tapi Itu Bukan Berarti Membuatku Berhenti Untuk Bejalan Sambil
Berkata AKU BISA.
Aku Sadar, Aku Mungkin Tidak Bisa Menyesaikan Kulyahku Tepat Waktu, Tapi
Bukan Berarti Itu Membuatku Melupakan Janji-Janjiku Untuk Satu Langakh Lebih
Maju.
Ketika Mereka Bercita-Cita Menjadi Seorang Guru, Aku
Bangga. Itu Membuatku Bercita-Cita Untuk Membanguns Sebuah Kantor Mewah Yang
Didalamnya Seribu Keriangan Anak-Anak Dari Murid Para Guru.
Ketika Mereka Bercita-Cita Menjadi Seorang Bupati, Aku Juga
Bangga, Dan Aku Akan Membangun Sebuah Perusahaan Mewah Dan Melimpahkan Seribu
Pekerja Yang Handal, Sehingga Nama Bupati Itu Harum Dimata Negara.
Mereka Bercita-Cita Menjadi Dokter, Insyaallah, Aku Akan
Membangunkan Sebuah Klinik Dan Disitu Akan Digratiskan Bagi Pasiennya, Dokter
Tersebut Akan Aku Yang Memberinya Honor.
Biarkan Aku Merangkai Mimpi, Jikapun Itu Tidak Mungkin Aku
Lakukan Dan Aku Gapai, Tapi Aku Bangga Aku Telah Bisa Bermimpi Seperti Itu.
Apakah Ini Cara Gila Atau Memang Benar-Benar Gila, Tapi Aku
Akan Buktikan Kepada Dunia Bahwa AKU BISAAA….
Semakin Lama Aku Kuliyah, Semakin Banyak Yang Mengenalku,
Dan Yang Pastinya Kegagalanku Pun Semakin Terkuras. Aku Yakin Jika Kegagalanku
Sudah Habis Terkuras, Aku Pasti Menemukan KEBERHASILAH.
Aku Tidak Mungkin Memeluk Gunung, Tapi Bukankah Aku Bisa
Menggambar Gunung Diatas Sebuah Kertas Yang Berwarna Putih. Jangankan memluknya,
bahkan aku bisa meremas-remasnya. Aku Tidak
Mungkin Mengasai Kehidupan, Tapi Bukankah Aku Dan Anda Bisa Dekat Kepada Yang
Menciptakannya, Dan Menjadi Asisten Pribadinya.
Aku Banyak Menemukan Dan Telah Membaca Hampir 50 Buah Buku
“Bahkan Lebih” Tentang Motifasi, dan gramedia pun sudah 80% aku taklukan, Tidak
Ada Satupun Aku Temukan Hal Untuk Berhasil Melainkan Dirintis Dari Sebuah
Mimpi. Aku Bertanya, Ada Apa Dengan Mimpi, Pantaskan Orang Sepertiku Bermimpi. Dengan
bersemangatnya semua buku menjawab PANTAS.
Tidak Ada Para Ilmuan Dunia Yang Terlahir Dari Anak Yang
Pintar, Tapi Mereka Terlahir Dari Sosok Orang Yang Aneh, Idiot Bahkan Telah
Dicap Sebagai Orang Yang Bodoh. Karna Keyakinan Dan Kefokusan Mereka Akan
Sesuatu, Mereka Dapat Membuktikan Kepada Dunia Bahwa Mereka Bisa Meledakkan
Ketikmampuan Mereka Menjadi Suatu Keajaiban.
Itu Mereka, Aku Sadar Bukan Aku. Tapi Aku Berjanji, Suatu
Saat Nanti, Mereka-Mereka Bahkan Dunia Sekalipun Akan Mencatat Namaku Disebuah
Kertas Putih Dan Menyatakan AKU TERLAHIR SEBAGAI KEAJAIBAN.
Semakin Banyak Yang Meremehkanku, Maka Semakin Membuka
Keridhoan Tuhanku. Satu Mengaminkan Doaku, Akan Terkabul Dengan Seribu Yang
Mengucilkanku.
Ya Allah, BUKTIKAN !!!
“muslimin”