Sudah beberapa tahun Jaka tarub menyembunyikan tiga bidadari yang sedang sakit jiwa. ketiga bidadari itu bernama si Cantik, Si Genit dan Si Kalem, "dongeng kayak gini bener-bener ada".
suatu ketika jaka tarup ingin menguji ketiga bidadari tersebut, maka dibawalah ketiga bidadari tersebut ke sebuah telaga yang dangkal dan kering. rupa-rupanya si jaka tarub ingin menguji ba
gaimana tanggapan ketiga bidadari tersebut.
begitu tiba di pinggir telaga, si cantik langsung melepas kebayanya dan berlagak mandi. si Genit tidak mau kalah, lalu dia pun melepaskan kebayanya dan berlagak mencuci.
"Huh, dasar bidadari ngg' waras, tidak ada air malah mandi dan mencuci"...tukas Jaka tarub.
bagaimana dengan si Kalem ?...tampaknya bidadari yang satu ini sedikit menyesalkan tingkah kedua sahabatnya. tidak lama kemudian dia pun turun ketelaga. ia berjalan seperti biasa. sepertinya ia sadar telaga itu tidak ada air.
sambil menarik kedua tangan sahabatnya, si kalem menyergah "sudah-sudah, kalian ini bikin malu aja !..ayo balik !"..
dengan setengah kedua bidadari yang mandi dan mencuci itu pun keluar dari telaga dan ikut dengan si Kalem.
melihat kejadian tersebut, jaka tarub tersenyum " syukurlah, ternyata tidak semua bidadari gila, kayaknya si kalem sudah waras, buktinya dia tidak ikut-ikutan mandi dan mencuci. malah dia mengingatkan kedua sahabatnya, besok akan aku antar dia kekayangan".
esok paginya jaka tarub memanggil si kalem, " aku ada kabar untukmu. satu kabar baik, satu kabar buruk".
"Apa kabarnya, Jaka?..tanya si kalem.
"Pertama, kamu sudah sembuh dan akan segera kembali ke kayangan"...jawab Jaka tarub.
"terus kabar buruknya"...tanya si kalem kembali.
"kabar buruknya, kuatkan hatimu ya!", setelah menghela nafas sejenak, jaka tarubmelanjutkan pembicaraan. " Ternyata Si Cantik dan Si genit Sudah pulang duluan, mereka gantung diri".
Suasana sempat hening sejenak.
Sampailah si Kalem menghujar, "Sebenarnya, Jaka salah paham, mereka tidak bunuh diri ko'.."
"Hmmmm...kamu tahu dari mana,,?
"Aku yang menggantung mereka" sahut si kalem dengan tenangnya.
"Hah !!!...."Jaka tarub langsung terperanjat"
"Begini Jaka," sambung Si kalem..."Kemarin mereka kan basah-basahan dari telaga. Nah, Supaya Kering, Yeah, aku Gantung saja Mereka agar supaya kering."
Jaka tarub pun manyum, hilang seribu bahasa. Dalam hatinya berkata "Ternyata Si Kalem masih Gila !, Bahkan lebih giladaripada si Cantik Dan si Genit"....
hahaha...dongeng konyol.
tapi seru kan..kalo ngg'...hehe....periksa ke dokter.
........ok Right...
begitu tiba di pinggir telaga, si cantik langsung melepas kebayanya dan berlagak mandi. si Genit tidak mau kalah, lalu dia pun melepaskan kebayanya dan berlagak mencuci.
"Huh, dasar bidadari ngg' waras, tidak ada air malah mandi dan mencuci"...tukas Jaka tarub.
bagaimana dengan si Kalem ?...tampaknya bidadari yang satu ini sedikit menyesalkan tingkah kedua sahabatnya. tidak lama kemudian dia pun turun ketelaga. ia berjalan seperti biasa. sepertinya ia sadar telaga itu tidak ada air.
sambil menarik kedua tangan sahabatnya, si kalem menyergah "sudah-sudah, kalian ini bikin malu aja !..ayo balik !"..
dengan setengah kedua bidadari yang mandi dan mencuci itu pun keluar dari telaga dan ikut dengan si Kalem.
melihat kejadian tersebut, jaka tarub tersenyum " syukurlah, ternyata tidak semua bidadari gila, kayaknya si kalem sudah waras, buktinya dia tidak ikut-ikutan mandi dan mencuci. malah dia mengingatkan kedua sahabatnya, besok akan aku antar dia kekayangan".
esok paginya jaka tarub memanggil si kalem, " aku ada kabar untukmu. satu kabar baik, satu kabar buruk".
"Apa kabarnya, Jaka?..tanya si kalem.
"Pertama, kamu sudah sembuh dan akan segera kembali ke kayangan"...jawab Jaka tarub.
"terus kabar buruknya"...tanya si kalem kembali.
"kabar buruknya, kuatkan hatimu ya!", setelah menghela nafas sejenak, jaka tarubmelanjutkan pembicaraan. " Ternyata Si Cantik dan Si genit Sudah pulang duluan, mereka gantung diri".
Suasana sempat hening sejenak.
Sampailah si Kalem menghujar, "Sebenarnya, Jaka salah paham, mereka tidak bunuh diri ko'.."
"Hmmmm...kamu tahu dari mana,,?
"Aku yang menggantung mereka" sahut si kalem dengan tenangnya.
"Hah !!!...."Jaka tarub langsung terperanjat"
"Begini Jaka," sambung Si kalem..."Kemarin mereka kan basah-basahan dari telaga. Nah, Supaya Kering, Yeah, aku Gantung saja Mereka agar supaya kering."
Jaka tarub pun manyum, hilang seribu bahasa. Dalam hatinya berkata "Ternyata Si Kalem masih Gila !, Bahkan lebih giladaripada si Cantik Dan si Genit"....
hahaha...dongeng konyol.
tapi seru kan..kalo ngg'...hehe....periksa ke dokter.
........ok Right...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar