Kita mudah lupa akan sesuatu bukan berarti kita tidak bisa
mengingatnya, melainkan kita tidakmenemukan cara u ntuk mengingatnya “Rene
Descartes”
Banyak siswa yang menghabiskan waktu mereka untuk menghafal
dan itu termasuk saya. Saya terkadang heran dan kesal,” ko’ saya sangat mudah lupa dan sangat sulit mengingat apa yang saya
pelajari”. Hal ini sangat terkesan diwaktu ujian tiba. Mati-matian
menghafal hasil ujian masih saja anjrok. Dalam hal ini saya kepikiran kaya’
gini, waktu saya habis dan otak saya terkuras. Lalu saya bertanya, apakah
menghapal itu merupakan bagian penting dalam pelajaran. Jawaban tersebut saya dapatkan ketika saya
berpikir ngaur…ok sob….kita bahas.
Sebagian besar mahasiswa menghabiskan waktu mereka untuk
menghafal, saya yakin itu. Namun ketika ujian tiba hasil yang didapatkan masih
saja salah dan kadang cara mendapatkan nilai pun juga masih nyontek dan salah. Dalam
hal ini mana hasil dari yang mereka hafal.
Kesalahan yang sering terjadi ialah mahasiswa menghafal
melulu tanpa mereka faham dari apa yang mereka hafal. Jika kita masih belajar
seperti cara itu, maka secara langsung kita dirugikan oleh dua hal. Pertama,
kita telah membuang waktu kita untuk menghafal tanpa mengerti apa yang telah
kita hafal. Dan yang kedua, sudah banyak membuang waktu, tetap saja tidak
menguasai apa yang dibaca dan tetap saja tidak bisa menyelesaikan ujian dengan
baik.
Otak kita jangan dibuat tegang, apalagi kita paksakan untuk mengingat sesuatu diluar
batas kemampouan kita untuk mengingnya. Tapi jangan pula kita berlenga-lenga
tanpa harus mengasah kemampuan kita untuk berpikir.
Hidup yang paling sulit ialah kita berada dijalur bukan
jalur kita. Kita sering mengeluh dilngkungan kampus yang diharuskan untuk
menampung seribu tugas yang kita sama sekali tidak mengerti dari manfaat yang
diberikan. Kita sering mengeluh dan bahkan kantuk dalam suatu pelajaran dalam
dosen menyampaikan. Mengapa terjadi demikian. Karena kita tidak mengetahui manfaat
dan tujuan dari yang kita pelajari itu.
Sob, agar apa yang baca bisa member kesan pada memori otak kita dan tidak sia-sia,
kali ini saya akan berbagi. Semoga bermanfaat
dan bisa menjadi amal jariah untuk saya, anda dan kita semua amin. Inilah solusinya
:
· Buat kesan, buatlah apa yang kit abaca menjadi
berlebih-lebihan. Buat kesan objek yang akan kita ingat secara imajimatif. Cara
yang berlebihan dan imajimatif maka akan mudah diingat oleh memori otak kita
dan akan tersesan lebih lama disbanding kita menghafal tanpa kita faham.
· Panca indra. Kita perlu memperhatikan keterampilan yang
kita miliki. Kenalilah diri terlebuh dahulu. Keterampilan ini sangat perlu
dalam membaca. Dengan keterampilan itu maka kita akan sulit melupakan dari apa
yang kita baca.
· Mainkan emosi. Terutama emosi yang bernuansa cinta,
kebahagiaan, kesedihan dena lain sebagainya yang membuat kesan mendalam pada
otak kita. Dengan membuat kesan, maka jantung kita akan berdegup kencang,
memori otak kita akan bersinar bahkan memancar terang, kebahagiaan akan timbul.
Hal tersebut sangat berperan dalam ingatan.
· Imajimatif dan asosiasi, gunakan imajinasi dan asosiasi
keluarga kita, rumah kita, kantor, teman, peristiwa dan ulangilah denga cara
yang berbeda dan usahakan sanga tberdampak kreatif. Cara-cara seperti ini akan
lebih baik dan lebih mudah dalam otak menyimpan kesan.
· Password. Beri kata kunci dari apa-apa yang kit abaca. Dengan
mengingat kata kuci maka kita akan bisa menalarkan dari apa yang kit abaca. Hal
ini sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan dalam pemahaman dalam bacaan.
Untuk dapat mengerti konsep, seserign mungkin gambarlah
sekema grafik untuk memberikan andil yang sangat besar. Jika ilustrasi ini sudah diterapkan ambil
membaca suatu paragraph, maka jangan anggap remeh. Anda akan kagum sendiri akan
hasilnya tanpa anda harus menghafal sedikitpun. Anda akan terus ingat tanpa
anda sadari.
Sampaikanlah walau satu ayat…semoga bermanfaat sahabat…
Salam SUKSES..salam KEMENANGAN dan salam KANAN…..
Ok..
Right….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar